Kesedihan dan depresi bukan cuma
mencuri kebahagiaan hidup tapi juga menyebabkan tubuh mudah jatuh sakit. Jangan
biarkan berlarut-larut, Anda bahkan bisa memberdayakan diri untuk bangkit dari
depresi.
Neurotransmiter, termasuk endorfin,
serotonin, dan dopamin, adalah pengirim pesan otak yang mengatur mood,
konsentrasi, motivasi, dan emosi lainnya. Obat-obatan antidepresan biasanya
bekerja untuk meningkatkan sirkulasi neurotransmiter ke area otak yang
menyebabkan depresi.
Dengan memahami bagaimana kerja
zat-zat kimia penyampai pesan otak tersebut kita bisa memanfaatkannya untuk
melawan depresi. Bahkan tanpa obat.
Endorfin
Tubuh akan dibanjiri hormon ini
setelah kita berolahraga atau berhubungan seksual. Tubuh memang mengeluarkan
hormon ini saat kita berada dalam tekanan emosional atau fisik.
Kita bisa meningkatkan produksi
endorfin dengan berbagai cara, antara lain berolahraga aerobik intensitas
sedang, tertawa lepas, serta mengasup cokelat.
Serotonin
Kerja neurotransmiter ini adalah
mengatur tidur, mengurangi nyeri, dan meningkatkan mood. Saat kadar serotonin
dalam tubuh rendah maka kita lebih mudah mengalami depresi bahkan rasa putus
asa sampai ingin bunuh diri.
Bagaimana cara meningkatkan serotonin?
Pertama adalah berpikir bahagia, banyak berjalan-jalan di udara terbuka, serta
melalui makanan. Tubuh akan mengubah asam amino triptophan menjadi serotonin.
Karena itu konsumsi makanan yang mengandung triptophan seperti susu,
kacang-kacangan, atau beras merah.
Dopamin
Neurotransmiter ini dikaitkan dengan
motivasi dan pusat kesenangan di area otak yang membantu kita melawan gejala
depresi seperti kecemasan serta berkurangnya minat.
Kerja dopamin bisa ditingkatkan dengan cara
melakukan hal-hal yang membuat hati senang, misalnya mendengarkan musik
favorit, mengonsumsi makanan yang disukai, serta memperbaiki pola hidup. Kurang
istirahat, merokok, sering mengasup makanan yang banyak mengandung gula, serta
stres, akan mengurangi kadar dopamin dalam tubuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar