Rabu, 07 Desember 2011

OTAK KITA

Otak Kanan
Mentransfer pengalaman hidup kita dari imaginasi, warna, musik, emosi, bentuk, kreativitas, tidak linier, naluriah dan long term memory (dapat menyimpan memori jangka panjang).

Otak Kiri
Merupakan belahan pemikiran manusia yang bersifat rasional atau analisislogis, lebih condong menela’ah tulisan, angka, urutan, hitungan dan mengontrol kemampuan manusia dalam mengucapkan bahasa, dan short term memory (dapat menyimpan memori jangka pendek).

Kecerdasan Manusia
Memperkenalkan sebagian dari kecerdasan otak kita, yaitu penalaran yang diarahkan otak kiri dengan menguasai enam kecerdasan penting yang diarahkan otak kanan. Secara bersama-sama, enam kecerdasan high concept, high touch ini dapat membantu mengembangkan sebuah pikiran yang benar-benar baru yang dituntut oleh era baru ini.

Tidak hanya fungsi tetapi juga disain. Tidaklah lagi memadai untuk menciptakan sebuah produk, jasa, pengalaman, atau gaya hidup yang semata-mata fungsional. Namun sudah saatnya, bagi kita untuk menciptakan sesuatu yang juga indah, sedikit fantastis dan menarik.

Tidak hanya argumen atau alasan namun juga cerita. Ketika hidup tidak penuh dengan data dan informasi, mengumpulkan argumen atau alasan yang efektif lebih baik dalam membangun komunikasi interpersonal antar teman, saudara atau relasi bisnis dan pekerjaan dengan mengungkapkannya melalui cerita.

Tidak hanya fokus tetapi juga simponi. Banyak di era industri dan informasi yang membutuhkan fokus dan spesialisasi Maksudnya, saat ini dibutuhkan kecerdasan manusia dalam menuntaskan masalah kehidupan, sosial dan ekonomi secara all out yang membutuhkan keahlihan yang terfokus walaupun hal tersebut bukan termasuk solusi utama. Misalkan, dalam bidang sosiologi tentang pengentasan kemiskinan dibutuhkan sosiolog yang handal dan cekatan dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Tidak hanya logika tetapi empati. Sebagian penulis contohnya, adalah pendengar yang diam-diam namun dia dapat mengekspresikan segala pengalamannya dari orang lain, guru ataupun ilmuwan. Hal ini disebabkan ketertarikan serta konsentrasinya yang mendalam ketika memperhatikan hal-hal tersebut seolah-olah dia sedang bicara dan melakukannya. Jadi sikap empati atau merasakan apa yang dilakukan oleh orang lain, dapat memberikan pengaruh yang lebih baik dan aktual terhadap orang tersebut.

Tidak hanya keseriusan namun juga permainan. Bukti yang nyata tentang kesuksesan seseorang itu apabila bisa menyikapi segala masalahnya dengan tenang, enjoy dan mengubah keseriusannya menjadi bagian dari kehidupan yang positif.

Tidak hanya akumulasi juga makna. Maksudnya, kita hidup dalm dunia yang berisi kelimpahan materi atau benda-benda yang menarik. Tetapi materi bukan tujuan utama dalam hidup, melainkan kebanyakan dari orang-orang yang berusaha mencari makna yang mendalam dalam hidupnya dengan bekerja, beribadah maupun menafkakan uangnya untuk fakir miskin. Hal tersebut dilakukan demi mencari makna kehidupan yang dapat mendamaikan hati maupun rohani seorang insan.

Hubungan otak dan kesuksesan manusia
Kesuksesan seseorang merupakan bagian dari kebiasaan dalam kehidupannya yang menjadi pondasi kesuksesannya dalam segala hal. Yang mana tidak terpisah dari beberapa faktor utama pendukung keberhasilan seseorang,

yaitu:
• Transparency atau keterbukaan
• Responsibilities atau bertanggung jawab
• Accountabilities atau kepercayaan
• Fairness atau keadilan
• Social awareness atau kepedulian sosial

Sikap tersebut merupakan bagian utama dari garis orbit spiritual artinya spirit atau murni yang timbul dari hati nurani seseorang. Motif spiritual yang murni ini timbul karena faktor kekhusyu’an, keteladanan dan kesungguhan dalam beribadah.
Sesungguhnya berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.
Kesimpulannya, konsep hidup seseorang akan meningkat dan lebih baik jika ia menyatukan kemampuan intelektualnya melalui otak kiri khususnya dan kemampuan spiritualnya melalui otak kanan. Maka kesatuan potensi otak kiri dan kanan akan menghadiahkan pola fikir yang optimis, berani maju dan siap manghadpi kegagalan yang akan dirubah menjadi suatu kegiatan atau perbaikan yang bersifat positif dan bermanfaat bagi kehidupannya.
GendhengS, 8 Des 2011

Senin, 05 Desember 2011

BELAJAR MOTOVASI untuk PENDIDIKAN

Belajar motivasi adalah segala sesuatu yang menyebabkan siswa untuk belajar dalam rangka untuk mendapatkan kesuksesan dalam pendidikan mereka. Belajar Motivasi adalah hal yang penting untuk pendidikan yang lebih baik. Hal ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Mengapa? Karena motivasi belajar yang kuat dapat membantu siswa untuk memahami pelajaran dengan mudah. Hal ini juga dapat memotivasi siswa untuk belajar keras. Sayangnya, motivasi belajar siswa mulai menurun. Teknologi telah mempengaruhi siswa. Mereka menjadi malas dan malas untuk belajar.

Padahal, para siswa memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan impian mereka. Mereka harus memiliki motivasi belajar yang kuat untuk pendidikan mereka lebih baik. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memiliki motivasi yang kuat? Jika Anda memiliki motivasi yang kuat, Anda harus menyimpannya. Tapi, Jika Anda belum memiliki motivasi yang baik belum, Anda harus meningkatkan itu. Untuk menjaga dan meningkatkan motivasi belajar, Anda harus tahu dua faktor yang dapat memotivasi seseorang untuk belajar. Jadi, Anda dapat menjaga dan meningkatkan basis motivasi Anda pada faktor-faktor. Mereka adalah faktor internal dan eksternal.

Pertama tentang studi motivasi yang dipengaruhi oleh faktor internal. Motivasi ini muncul karena kesadaran Anda sendiri untuk mengerti tentang pentingnya belajar untuk meningkatkan diri Anda untuk mendapatkan sukses dalam pendidikan. Sebagai contoh, Anda dapat mencoba membayangkan suatu kondisi di mana sukses impian Anda karena Anda telah belajar dengan keras dan serius. Selain itu, Anda juga bisa membayangkan kondisi yang sangat buruk di mana Anda mendapatkan kegagalan dalam hidup Anda. Ini akan membuat Anda menjadi orang yang tidak layak. Apakah Anda ingin itu terjadi di dalam kamu? Jadi, mulailah dari sekarang, gunakan imajinasi Anda untuk meningkatkan motivasi belajar Anda. Jika Anda ingin mewujudkan impian Anda dan menghindari kegagalan dalam hidup Anda, tidak ada cara kecuali belajar keras dan serius.

Cara lain adalah mencoba untuk mengingat orang yang Anda cintai seperti orang tua Anda dan keluarga Anda. Semua dari mereka yang menunggu untuk sukses Anda. Kita harus membuat mereka bahagia. Jadi, kita harus bekerja keras, belajar keras dan melakukan yang terbaik untuk kebahagiaan mereka.

Kedua adalah faktor eksternal. Pada faktor ini, Anda mungkin mendapatkan motivasi dari orang lain dan lingkungan. Ada beberapa cara untuk mendapatkan dasar motivasi belajar pada faktor eksternal. Pertama, Anda dapat menemukan motivator yang dapat memotivasi Anda untuk belajar. Anda mungkin menemukan mereka sebanyak mungkin. Mereka dapat menjadi orang tua Anda, teman Anda, Sayang Anda atau teman sekamar Anda. Anda juga dapat menemukan motivator dari televisi dan buku. Saat ini, banyak motivator memotivasi orang melalui televisi atau menulis di sebuah buku.

Selain itu, Anda dapat mencoba untuk bergaul dengan orang atau komunitas yang mencintai untuk belajar dan memiliki kebiasaan yang baik dalam belajar. Semangat mereka dan kebiasaan yang baik akan menginfeksi Anda. Oleh karena itu, sistematis Anda akan mengikuti kebiasaan mereka. Selain itu, Anda diminta untuk bergaul dengan orang sukses seperti yang berprestasi terbaik di kampus Anda atau bahwa setiap orang dapat menginspirasi Anda. Anda mungkin bertanya banyak hal kepada mereka. Bertanya tentang cara terbaik dalam mempelajari, menjaga motivasi belajar dan bagaimana untuk mendapatkan sukses dalam hidup mereka. Selain itu, jangan lupa untuk berlatih jawaban mereka dalam hidup Anda.

Secara singkat, motivasi belajar adalah kunci untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik bagi seorang siswa. Meskipun motivasi siswa mulai menurun, Anda dapat meningkatkannya berdasarkan faktor internal dan eksternal. Anda bisa mendapatkan motivasi dari diri sendiri dan dari orang lain dan lingkungan Anda. Jadi, marilah kita meningkatkan motivasi belajar untuk pendidikan yang lebih baik.

Minggu, 04 Desember 2011

SEPULUH RACUN JIWA

RACUN PERTAMA : MENGHINDAR
Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
Antibodinya : Realitas
Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.

RACUN KEDUA : KETAKUTAN
Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkimpoian, problem seksual, dll…
Antibodinya : Keberanian
Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Keberanian merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.

RACUN KETIGA : EGOISTIS
Nyinyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.
Antibodinya : Bersikap sosial
Cara : Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui, orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.

RACUN KEEMPAT : STAGNASI
Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.
Antibodinya : Ambisi
Cara : Teruslah berkembang, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. Kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.

RACUN KELIMA : RASA RENDAH DIRI
Gejala : Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.
Antibodinya : Keyakinan diri
Cara : Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang, yakin dirinya akan kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih.. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.

RACUN KEENAM : NARSISTIK
Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.
Antibodinya : Rendah hati
Cara : Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.

RACUN KETUJUH : MENGASIHANI DIRI
Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.
Antibodinya : Sublimasi
Cara : Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain..

RACUN KEDELAPAN : SIKAP BERMALAS-MALASAN
Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.
Antibodinya : Kerja
Cara : Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.

RACUN KESEMBILAN : SIKAP TIDAK TOLERAN
Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.
Antibodinya : Kontrol diri
Cara : Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.

RACUN KESEPULUH : KEBENCIAN
Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis.
Antibodinya : Cinta kasih
Cara : Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan.. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.
 _____________________________________________________________________
Ketika kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia, gunakan cara diatas sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindardari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang

___________  GendhengS, 4 Des 2011 ___________

Minggu, 17 Juli 2011

Ramadhan ya Ramadhan


Sebagaimana kita tahu, bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh jutaan umat muslim di seluruh penjuru dunia. Kurang lebih 2 minggu lagi kita akan memasuki bulan penuh berkah itu pada tahun 1433 Hijriyah ini. Untuk dapat menjalankan ibadah Ramadhan secara maksimal, sudah sepantasnya umat muslim mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang mulia ini. Setidaknya ada 4 hal yang perlu dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan, apa saja 4 persiapan tersebut?

1. Mempersiapan nurani atau persiapan ruhiyah
Persiapan ruhiyah atau mempersiapkan nurani untuk menyambut bulan Ramadhan merupakan persiapan yang sudah seharusnya dipersiapkan. Persiapan ruhiyah dapat dilakukan dengan cara tazkiyatun nafs/ membersihkan hati dari penyakit-penyakit dalam jiwanya sehingga hati nurani akan bersih dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu ibadah di bulan Ramadhan nantinya.
“Dan beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya” (Asy-Syams:9)

2. Mempersiapan ilmu tentang Ramadhan atau persiapan ilmiyah
Ibadah di bulan Ramdhan akan lebih maksimal jika kita mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan bulan Ramadhan yang dapat membekali kita untuk menjalani ibadah di bulan ini terutama ilmu-ilmu tentang amalan di bulan Ramadhan seperti hikmah puasa Ramadhan, tadarus Al-Quran, shalat Tarawih, i’tikaf di masjid hingga zakat. Kita dapat mengetahui ilmu yang dapat menjadi bekal ramadhan nantinya melalui banyak cara. Bisa dengan mengikuti pengajian/majelis, membaca buku tentang Ramadhan, bertanya kepada ahlinya, bisa juga mencari melalui media internet. Dengan mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Ramadhan kita akan lebih siap melaksanakan amalan-amalan di bulan Ramadhan.

3. Mempersiapkan fisik/ kesehatan atau persiapan jasadiyah
Puasa identik dengan ibadah yang memerlukan fisik yang prima. Orang yang fisiknya kuat akan lancar dalam menjalankan puasa. Oleh karen itu, kita perlu mempersiapkan fisik kita untuk menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar walaupun saat bekerja.
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR.Muslim, Baihaki, Ibnu Majah)

4. Mempersiapkan harta atau persiapan maliyah
Mempersiapkan harta di bulan Ramadhan bukan berarti  untuk membeli makanan yang banyak, melainkan untuk amal ibadah seperti infak/shadaqah, zakat mal maupun zakat fitrah, atau memberi makanan buka puasa untuk orang lain.
Dengan melakukan persiapan di atas semoga ibadah kita di bulan Ramahan nantinya akan lebih maksimal dan tentunya mendapat pahala dari Allah Ta’ala. Pada akhirnya, Selamat menyambut bulan Ramadhan bagi umat muslim di seluruh dunia. Semoga artikel ini bermanfaat, paling tidak dapat mengingatkan satu sama lain tentang bulan Ramadhan yang akan segera datang.

17 Juli 2011