Minggu, 04 Desember 2011

SEPULUH RACUN JIWA

RACUN PERTAMA : MENGHINDAR
Gejalanya, lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
Antibodinya : Realitas
Cara : Berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.

RACUN KEDUA : KETAKUTAN
Gejalanya, tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkimpoian, problem seksual, dll…
Antibodinya : Keberanian
Cara : Hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99 persen hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Keberanian merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.

RACUN KETIGA : EGOISTIS
Nyinyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.
Antibodinya : Bersikap sosial
Cara : Jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui, orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.

RACUN KEEMPAT : STAGNASI
Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.
Antibodinya : Ambisi
Cara : Teruslah berkembang, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. Kita kan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.

RACUN KELIMA : RASA RENDAH DIRI
Gejala : Kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.
Antibodinya : Keyakinan diri
Cara : Seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang, yakin dirinya akan kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih.. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.

RACUN KEENAM : NARSISTIK
Gejala : Kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.
Antibodinya : Rendah hati
Cara : Orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50 persen sukses sudah kita raih.

RACUN KETUJUH : MENGASIHANI DIRI
Gejala : Kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghunjam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.
Antibodinya : Sublimasi
Cara : Jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain..

RACUN KEDELAPAN : SIKAP BERMALAS-MALASAN
Gejala : Apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.
Antibodinya : Kerja
Cara : Buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.

RACUN KESEMBILAN : SIKAP TIDAK TOLERAN
Gejala : Pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.
Antibodinya : Kontrol diri
Cara : Tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.

RACUN KESEPULUH : KEBENCIAN
Gejala : Keinginan balas dendam, kejam, bengis.
Antibodinya : Cinta kasih
Cara : Hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan.. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.
 _____________________________________________________________________
Ketika kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia, gunakan cara diatas sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindardari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang

___________  GendhengS, 4 Des 2011 ___________

Minggu, 17 Juli 2011

Ramadhan ya Ramadhan


Sebagaimana kita tahu, bulan Ramadhan adalah bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh jutaan umat muslim di seluruh penjuru dunia. Kurang lebih 2 minggu lagi kita akan memasuki bulan penuh berkah itu pada tahun 1433 Hijriyah ini. Untuk dapat menjalankan ibadah Ramadhan secara maksimal, sudah sepantasnya umat muslim mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang mulia ini. Setidaknya ada 4 hal yang perlu dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan, apa saja 4 persiapan tersebut?

1. Mempersiapan nurani atau persiapan ruhiyah
Persiapan ruhiyah atau mempersiapkan nurani untuk menyambut bulan Ramadhan merupakan persiapan yang sudah seharusnya dipersiapkan. Persiapan ruhiyah dapat dilakukan dengan cara tazkiyatun nafs/ membersihkan hati dari penyakit-penyakit dalam jiwanya sehingga hati nurani akan bersih dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu ibadah di bulan Ramadhan nantinya.
“Dan beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya” (Asy-Syams:9)

2. Mempersiapan ilmu tentang Ramadhan atau persiapan ilmiyah
Ibadah di bulan Ramdhan akan lebih maksimal jika kita mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan bulan Ramadhan yang dapat membekali kita untuk menjalani ibadah di bulan ini terutama ilmu-ilmu tentang amalan di bulan Ramadhan seperti hikmah puasa Ramadhan, tadarus Al-Quran, shalat Tarawih, i’tikaf di masjid hingga zakat. Kita dapat mengetahui ilmu yang dapat menjadi bekal ramadhan nantinya melalui banyak cara. Bisa dengan mengikuti pengajian/majelis, membaca buku tentang Ramadhan, bertanya kepada ahlinya, bisa juga mencari melalui media internet. Dengan mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Ramadhan kita akan lebih siap melaksanakan amalan-amalan di bulan Ramadhan.

3. Mempersiapkan fisik/ kesehatan atau persiapan jasadiyah
Puasa identik dengan ibadah yang memerlukan fisik yang prima. Orang yang fisiknya kuat akan lancar dalam menjalankan puasa. Oleh karen itu, kita perlu mempersiapkan fisik kita untuk menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar walaupun saat bekerja.
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR.Muslim, Baihaki, Ibnu Majah)

4. Mempersiapkan harta atau persiapan maliyah
Mempersiapkan harta di bulan Ramadhan bukan berarti  untuk membeli makanan yang banyak, melainkan untuk amal ibadah seperti infak/shadaqah, zakat mal maupun zakat fitrah, atau memberi makanan buka puasa untuk orang lain.
Dengan melakukan persiapan di atas semoga ibadah kita di bulan Ramahan nantinya akan lebih maksimal dan tentunya mendapat pahala dari Allah Ta’ala. Pada akhirnya, Selamat menyambut bulan Ramadhan bagi umat muslim di seluruh dunia. Semoga artikel ini bermanfaat, paling tidak dapat mengingatkan satu sama lain tentang bulan Ramadhan yang akan segera datang.

17 Juli 2011

Kamis, 14 Juli 2011

ADIL ITU BERAT

  1. Diam dalam keheningan adalah cara terbaik untuk mengungkapkan perasaan gembira, karena bila kegembiraan dapat diungkapkan dengan kata – kata maka kegembiraan itu masih memiliki keterbatasan.
  2. Kesulitan – kesulitan dalam hidup ini dimaksudkan untuk membuat kita lebih baik bukan lebih buruk.
  3. Orang – orang yang bijaksana akan memakai pengetahuannya seperti mereka memakai jam tangan mereka, bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk keperluan mereka sendiri. 
  4. Orang yang baik adalah orang yang malu jika perkataannya melebihi perbuatannya. 
  5. Tidak ada kesalahan yang terlau buruk sepanjang anda tidak menjadikan hal itu suatu kebiasaan. 
  6. Ciri orang yang beradab adalah ia rajin dan mau belajar dari orang – orang yang kedudukannya lebih rendah dari padanya. 
  7. Harapan adalah kemenangan paling besar dan paling sulit yang bisa di peroleh seseorang bagi jiwanya. 
  8. Ambisi adalah seperti air laut, semakin banyak orang meminumnya semakin orang menjadi haus. 
  9. Jangan melupakan kebaikan – kebaikan kecil dan jangan mengingat kesalahan – kesalahan kecil. 
  10. Arif bijaksanalah barang siapa yang tidak bersedih akan hal yang tidak dimiliki tetapi merasa bahagia dengan apa yang telah di miliki. 
  11. Kita semua membutuhkan orang lain atau sesuatu yang memberi ilham kepada kita untuk mengeluarkan kemampuan terbaik. 
  12. Tak ada mimpi yang akan menjadi kenyataan sampai anda bangun dan pergi untuk bekerja. 
  13. Nasehat diberikan oleh orang yang bijaksana, dan pertolongan diberikan oleh orang yang kaya. 
  14. Siapa yang lebih bodoh, orang dewasa yang takut pada sesuatu yang terang atau anak kecil yang takut pada kegelapan. 
  15. Orang yang membuang – buang waktu tidak pernah mempelajari arti kehidupan. 
  16. Tambahkan kebohongan dan kelicikan pada diri anda. Maka rezeki dan kekayaan anda akan surut. 
  17. Saya tidak akan peduli apa yang akan terjadi pada diri saya, selama perubahan itu menuju arah yang lebih baik. 
  18. Berbahagialah orang yang menyadari sejak dini bahwa ada kesenjangan yang memisahkan angan – angan dan kekuatan. 
  19. Kesalahan terbesar adalah sombong akan hal yang tidak jelas akan juntrungnya. 
  20. Tuhan menganugerahi kita wajah tapi kita harus memberinya ekspresi. 
  21. Tiga kata yang paling sulit untuk diungkapkan adalah “ SAYA TELAH BERSALAH ”. 
  22. Kenyataan adalah kenyataan, Perasaan adalah perasaan tak mungkin yang kedua mengubah yang pertama. 
  23. Bukan suatu hal yang mudah umtuk menaklukkan diri. 
  24. Berfikirlah hari ini dan bicaralah besok. 
  25. Keramahan adalah senjata penakluk yang paling jujur, sedangkan do’a adalah suara iman. 
  26. Apa yang tampak tidak mungkin, seringkali hanya karena belum di coba. 
  27. Dari percekcokan dengan orang lain kita melahirkan pidato. Dari percekcokan dengan diri sendiri kita menulis puisi. 
  28. Taburkan benih perbuatan maka anda akan menerima kebiasaan. Taburkan benih kebiasaan maka anda akan menerima tabiat. Taburkan tabiat maka anda akan memanen nasib. 
  29. Banyak orang tua yang tidak mengajari anaknya dijalan yang benar. Karena mereka sendiri tidak berada dijalan itu. 
  30. Berbuat kebaikan kepada orang lain bukan saja suatu kewajiban, bahkan suatu kesegaran batin yang akan daoat menyempurnakan kesehatan dan kebahagiaan saja. 
  31. Bukalah dompet dan mulut anda dengan hati – hati, maka kekayaan dan reputasi anda akan besar. 
  32. Kita merancang masa depan kita dengan hal – hal yang terbaik yang kita lakukan saat ini. 
  33. Barang antik yang paling bernilai sesungguhnya adalah seorang sahabat lama. 
  34. Wanita yang tidak memiliki tata krama laksana perhiasan dihidung anjing. 
  35. Pada teman yang paling baik pun, tidak boleh kita meminta apa – apa yang tidak dapat diberikannya. 
  36. Seorang yang menanti untuk berbuat baik yang bayak sekaligus tidak akan mengerjakan apapun. 
  37. Berbaik hati adalah segala – galanya dalam hidup. 
  38. Sulit untuk melihat sebuah gambar jika kita sendiri tidak berada dibingkainya.

ADIL ITU BERAT

  1. Diam dalam keheningan adalah cara terbaik untuk mengungkapkan perasaan gembira, karena bila kegembiraan dapat diungkapkan dengan kata – kata maka kegembiraan itu masih memiliki keterbatasan.
  2. Kesulitan – kesulitan dalam hidup ini dimaksudkan untuk membuat kita lebih baik bukan lebih buruk.
  3. Orang – orang yang bijaksana akan memakai pengetahuannya seperti mereka memakai jam tangan mereka, bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk keperluan mereka sendiri.
  4. Orang yang baik adalah orang yang malu jika perkataannya melebihi perbuatannya.
  5. Tidak ada kesalahan yang terlau buruk sepanjang anda tidak menjadikan hal itu suatu kebiasaan. 
  6. Ciri orang yang beradab adalah ia rajin dan mau belajar dari orang – orang yang kedudukannya lebih rendah dari padanya. 
  7. Harapan adalah kemenangan paling besar dan paling sulit yang bisa di peroleh seseorang bagi jiwanya. 
  8. Ambisi adalah seperti air laut, semakin banyak orang meminumnya semakin orang menjadi haus. 
  9. Jangan melupakan kebaikan – kebaikan kecil dan jangan mengingat kesalahan – kesalahan kecil. 
  10. Arif bijaksanalah barang siapa yang tidak bersedih akan hal yang tidak dimiliki tetapi merasa bahagia dengan apa yang telah di miliki. 
  11. Kita semua membutuhkan orang lain atau sesuatu yang memberi ilham kepada kita untuk mengeluarkan kemampuan terbaik. 
  12. Tak ada mimpi yang akan menjadi kenyataan sampai anda bangun dan pergi untuk bekerja. 
  13. Nasehat diberikan oleh orang yang bijaksana, dan pertolongan diberikan oleh orang yang kaya. 
  14. Siapa yang lebih bodoh, orang dewasa yang takut pada sesuatu yang terang atau anak kecil yang takut pada kegelapan. 
  15. Orang yang membuang – buang waktu tidak pernah mempelajari arti kehidupan. 
  16. Tambahkan kebohongan dan kelicikan pada diri anda. Maka rezeki dan kekayaan anda akan surut. 
  17. Saya tidak akan peduli apa yang akan terjadi pada diri saya, selama perubahan itu menuju arah yang lebih baik. 
  18. Berbahagialah orang yang menyadari sejak dini bahwa ada kesenjangan yang memisahkan angan – angan dan kekuatan. 
  19. Kesalahan terbesar adalah sombong akan hal yang tidak jelas akan juntrungnya. 
  20. Tuhan menganugerahi kita wajah tapi kita harus memberinya ekspresi. 
  21. Tiga kata yang paling sulit untuk diungkapkan adalah “ SAYA TELAH BERSALAH ”. 
  22. Kenyataan adalah kenyataan, Perasaan adalah perasaan tak mungkin yang kedua mengubah yang pertama. 
  23. Bukan suatu hal yang mudah umtuk menaklukkan diri. 
  24. Berfikirlah hari ini dan bicaralah besok. 
  25. Keramahan adalah senjata penakluk yang paling jujur, sedangkan do’a adalah suara iman. 
  26. Apa yang tampak tidak mungkin, seringkali hanya karena belum di coba. 
  27. Dari percekcokan dengan orang lain kita melahirkan pidato. Dari percekcokan dengan diri sendiri kita menulis puisi. 
  28. Taburkan benih perbuatan maka anda akan menerima kebiasaan. Taburkan benih kebiasaan maka anda akan menerima tabiat. Taburkan tabiat maka anda akan memanen nasib. 
  29. Banyak orang tua yang tidak mengajari anaknya dijalan yang benar. Karena mereka sendiri tidak berada dijalan itu. 
  30. Berbuat kebaikan kepada orang lain bukan saja suatu kewajiban, bahkan suatu kesegaran batin yang akan daoat menyempurnakan kesehatan dan kebahagiaan saja. 
  31. Bukalah dompet dan mulut anda dengan hati – hati, maka kekayaan dan reputasi anda akan besar. 
  32. Kita merancang masa depan kita dengan hal – hal yang terbaik yang kita lakukan saat ini. 
  33. Barang antik yang paling bernilai sesungguhnya adalah seorang sahabat lama. 
  34. Wanita yang tidak memiliki tata krama laksana perhiasan dihidung anjing. 
  35. Pada teman yang paling baik pun, tidak boleh kita meminta apa – apa yang tidak dapat diberikannya. 
  36. Seorang yang menanti untuk berbuat baik yang bayak sekaligus tidak akan mengerjakan apapun. 
  37. Berbaik hati adalah segala – galanya dalam hidup. 
  38. Sulit untuk melihat sebuah gambar jika kita sendiri tidak berada dibingkainya.
 GendhengS : a