Sabtu, 12 Maret 2011

EMPAT SEKAWAN


1.      Penyesalan akan hari kemaren, dan ketakutan akan hari esok adalah dua pencuri yang mengambil kebahagiaan saat ini.

2.      Hargailah segala yang kau miliki; anda akan memiliki lebih lagi. Jika anda fokus pada apa yang tidak anda miliki, anda tidak akan pernah merasa cukup dalam hal apapun ( Be thankful for what you have; you’ll end up having more. If you concentrate on what you don’t have, you will never, ever have enough )

3.      Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar. Seseorang yang tidak bisa merasa marah tidak bisa disebut penyabar, karena dia hanya tidak bisa marah. Sedangkan seorang lagi yang sebetulnya merasa marah, tetapi mengelola kemarahannya untuk berlaku baik dan adil adalah seorang yang berhasil menjadikan dirinya bersabar. Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar itu sulit, Anda sangat tepat, karena kesabaran kita diukur dari kekuatan kita untuk tetap mendahulukan yang benar dalam perasaan yang membuat kita seolah-olah berhak untuk berlaku melampaui batas.

4.         Masalah-masalah kita adalah buatan manusia, maka dari itu, dapat diatasi oleh manusia. Tidak ada masalah dalam takdir manusia yang tidak terjangkau oleh manusia. ( Our problems are man-made, therefore they may be solved by man. No problem of human destiny is beyond human beings ).

GendhengS LaGiBingUng, 13Mar11

Selasa, 08 Maret 2011

BAHAYA PENGGUNA KOMPUTER TERKENA SINDROM KARPAL


SINDROM karpal atau carpal tunnel syndrome merupakan cedera pada tangan. Mereka yang paling berisiko mengalmi cedera ini yakni yang kerap menggunakan perangkat komputer, seperti mouse, keyboard, monitor. Aktiviatas lain seperti menyetir, membaca koran, dan melukis juga berisiko.

Sindrom karpal merupakan penyakit yang menyerang pergelangan tangan. Cedera terjadi saat syaraf tangan menyatu di bagian pergelangan tangan sehingga terasa nyeri. Dalam jangka panjang, penyakit ini bisa menyebabkan kelumpuhan pada tangan. Resiko terkena sindrom karpal yakni sekitar 10 persen pada orang dewasa. Hal ini terjadi bila tangan melakukan kegiatan yang sama dan berulang kali dalam jangka panjang seperti mengetik.

Gejala

Beberapa gejala awal yang biasanya terjadi kala seseorang mengalami sindrom karpal yaitu mati rasa pada jari-jari, terutama ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Kemudian sensasi terbakar, geli di telapak tangan, kesulitan menggenggam dan mengepalkan tangan serta sering menjatuhkan barang.

Siapa saja yang berisiko terkena penyakit ini? Untuk sekarang, mereka yang paling berisiko yakni yang bekerja pada laptop dan komputer dalam waktu lama tanpa istirahat atau jeda yang cukup. Lalu mereka yang menyetir juga dalam waktu lama, kelebihan berat badan, serta penderita hipotiroidisme dan diabetes. Tak lupa, mengetik terlalu sering mengetik SMS atau berbicara di ponsel.

Maka itu, khusus bagi pengguna komputer terutama mouse, jika suatu saat mengalami ketidaknyamanan pada tangan karena telah memakai mouse atau keyboard dalam waktu lama, Anda sebaiknya segera melakukan relaksasi.

Pengobatan

Beberapa pengobatan yang bisa dilakukan apabila terkena serangan sindrom karpal yakni dengan pengobatan akupunktur. Namum, bila sudah terlalu parah, biasanya akan dilakukan pembedahan.

GendhengS, 08032011

5 TRIK DETEKSI DINI KANKER KULIT

Kanker kulit memang tergolong penyakit yang mudah dideteksi karena gejalanya yang bisa terlihat dari kulit sendiri. Maka itu, selain pergi ke dermatologi untuk pemeriksaan rutin, Anda bisa melakukan pemeriksaan sendiri:

Ikuti beberapa cara mudah berikut ini seperti dikutip dari Shine.com yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah setidaknya satu bulan sekali. Dan bila menemukan adanya sesuatu yang tak biasa, segera temui dokter Anda:

1) Berdiri di samping cermin pada ruangan yang cukup terang. Jauhkan tubuh dari cermin sehingga Anda bisa melihat keseluruhan bagian tubuh Anda, termasuk yang sulit dilihat seperti punggung dan leher.

2) Lihatlah mulai dari ujung kaki Anda lalu perlahan-lahan periksa ke atas mulai dari betis, punggung, lengan hingga leher. Perhatikan apakah ada tanda atau noda pada kulit.

3) Perhatikan adanya asimetri (satu sisi tidak cocok dengan yang lain), permukaaan kulit yang tidak mulus, adanya warna kecokelatan, atau tahi lalat yang diameternya terasa semakin membesar.

4) Catat semua rincian gejala yang Anda temukan, bahkan yang paling kecil, supaya memudahkan analisis dermatolog Anda.

5) Jangan lupakan kuku Anda, kulit di sekitar alat kelamin, dan kulit kepala. Untuk kulit kepala, Anda bisa menggunakan pengering rambut untuk mendeteksi adanya noda.

GendhengS, 08032011

Senin, 07 Maret 2011

ENAM EFEK SAMPING OBAT TIDUR

OBAT tidur yang diresepkan cenderung aman dan efektif membantu Anda mendapatkan tidur yang nyenyak. Hal ini berarti obat tidur tidak selalu berbahaya jika digunakan dengan benar. Pada faktanya, para dokter menyatakan kalau pil yang diresepkan masih lebih aman dibandingkan obat yang dijual bebas di apotek (over-the-counter meds). Meskipun begitu, pil tidur yang diresepkan tetap bisa menimbulkan efek samping, khususnya jika menggunakan tipe dan dosis yang tidak tepat untuk Anda. Berikut beberapa efek samping yang umum dialami saat menggunakan obat tidur serta cara menghindarinya.

1.  Gejala mabuk. Menggunakan obat tidur bisa membuat Anda merasa kelelahan, kepala pusing, sakit kepala atau mual, serta susah bangun di pagi hari. Akan tetapi, terang Ralph Downey III, PhD, direktur Loma Linda University Sleep Disorders Center di Loma Linda, California, efek samping ini bisa dihindari. Menurut Downey, Anda tidak akan mengalami gejala-gejala mabuk ini jika dokter telah meresepkan dosis yang tepat, dan Anda menggunakan obat sesuai dengan instruksi dari dokter.

2.  Bahaya heartburn (nyeri ulu hati). Sebuah studi yang dilakukan tahun ini menunjukkan kalau mereka yang menggunakan obat tidur (Ambien) lebih berisiko terbangun akibat serangan nyeri ulu hati akibat naiknya asam lambung ke arah kerongkongan. Aliran asam yang berlawanan arah ini bisa merusak kerongkongan. Kerusakan yang sama pada sel-sel yang melapisi tenggorokan akan meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

3. Ketergantungan. Pasien seringkali cemas menggunakan obat tidur karena takut ketergantungan. Tapi, studi-studi menunjukkan kalau ketergantungan terhadap obat tidur semakin menurun seiring dengan ditemukannya jenis obat tidur yang baru. Peneliti  menemukan kalau Rozerem, obat yang relatif masih baru, mempunyai efek yang paling sedikit dari semuanya, dan kelihatannya tidak mengundang ketergantungan. Akan tetapi, ketergantungan masih mungkin terjadi jika menggunakan jenis obat lainnya,  khususnya benzodiazepines.

Menggunakan obat tidur dalam jangka panjang bisa menyelubungi penyebab insomnia yang sebenarnya, seperti kebiasaan tidur yang buruk atau terlalu banyak stres. Jadi, daripada membiarkan diri bergantung pada pil tidur, ada baiknya menyelesaikan akar masalah penyebab insomnia Anda.

4.  Insomnia berantai. Salah satu hal terpenting untuk diketahui mengenai obat tidur adalah bagaimana dan kapan harus berhenti menggunakannya. Menghentikan penggunaan dengan tiba-tiba bisa menyebabkan insomnia berantai, artinya Anda mengalami gejala gangguan tidur yang sama bahkan lebih buruk tanpa penggunaan obat. Para pakar biasanya meresepkan dosis yang lebih rendah atau memberikan obat yang berbeda, hingga pasien siap untuk tidur tapa bantuan obat.

5.  Rasa zat kimia di mulut. Pembuat Lunesta (eszopiclone) mengingatkan pasien mengenai efek samping yang umum berupa rasa pahit dan rasa seperti zat kimia di mulut.

6.  Efek samping seksual. Menurut Downey, obat tidur Rozerem berinteraksi dengan hormon-hormon."Rozerem merupakan saingan melatonin, jadi obat ini meningkatkan kadar melatonin sekitar 16 kali dari normal di otak."Peningkatan melatonin ini akan membuat Anda tidur, tapi juga bisa mengganggu kadar testosteron. Hal ini bisa mengubah dorongan seksual serta siklus menstruasi Anda. (OL-08)

JANGAN MINUM OBAT TIDUR


Pernah mengalami susah memejamkan mata? 
Pernah menelan obat tidur? 

Mulai sekarang, kurangilah jika tak bisa dihentikan. Obat tidur ternyata menggandakan risiko kecelakaan kendaraan pada hari berikutnya.

Sebuah hasil riset di Inggris membuktikan hal itu. Ratusan ribu warga Inggris menghadapi risiko kecelakaan lalu lintas lebih tinggi karena kebiasaan menelan obat tidur. Riset itu menunjukkan, kalangan laki-laki dan anak muda memiliki kemungkinan mengalami kecelakaan lebih besar ketimbang wanita dan orang tua setelah meminum obat tidur. Bahkan mereka yang hanya sesekali menggunakannya pun bisa meningkatkan kemungkinan itu.

Hasil temuan itu juga mengungkapkan risiko itu tentu tidak pada kategori obat yang menimbulkan ketergantungan yang biasa disebut benzodiazepine. Obat semacam itu memang terkenal menyebabkan kantuk sepanjang hari.
Yang dimaksud di sini adalah obat tidur yang biasa disebut z-hypnotics, obat tidur yang lebih aman dan dikembangkan dalam 10 tahun terakhir. Obat ini juga meningkatkan tingkat kecelakaan secara signifikan terhadap orang yang mengendarai mobil setelah meminum obat tidur tersebut.

Padahal, produsen obat sudah menyatakan efek dari obat produksi mereka berkisar 7-8 jam. Artinya, para pengemudi harusnya bisa fit di belakang kemudi sehari kemudian.

Di Inggris, sekitar 500 ribu resep keluar dalam setahun untuk obat-obat jenis z-hypnotics semisal zolpidem. Obat itu dijual di Inggris Raya dengan merek Stilnoct. Obat itu sempat dipuja-puji sebagai kemajuan yang besar saat diperkenalkan pertama kali pada pertengahan 1990-an.

Saat itu, hasil tes menujukkan, efek sampingnya tak terlalu besar. Dia tak bertahan di saluran darah sepanjang benzodiazepines yang sudah dikenal orang sejak dekade 1960-an.

Tapi, kekhawatiran terhadap keselamatan penggunanya membesat menyusul laporan yang mengaitkan obat tersebut dengan sikap tidur yang aneh dan berbahaya. Sejumlah pengguna zolpidem bahkan mengendara mobil saat masih ngantuk. Yang lain, punya tindakan yang aneh-aneh. Inilah yang membuat kalangan pemerhati keselamatan di AS dan Australia memberi peringatan, menyarankan pasien tak menggunakan obat tersebut lebih dari sekali empat minggu.

Dalam riset terakhir yang dipublikasikan jurnal Sleep Medicine, para periset mempelajari kecelakaan kendaraan di antara pengguna obat tidur di Norwegia. Hasilnya, tingkat kecelakaan rata-rata di antara mereka yang menggunakan pil tidur lama. Salah satunya adalah pengguna flunitrazepam atau yang lebih dikenal rohypnol.

Tapi, tim riset dari Institut Kesehatan Publik Norwegia itu kaget menekukan obat tidur jenis baru, zopiclone atau zolpidem ternyata berpeluang dua kali mengalami kecelakaan. Para ahli melihat data meliputi 3,1 juta warga Norwegia antara Januari 2004 dan September 2006. Sepanjang itu, terjadi 129 kecelakaan terhadap mereka yang meminum zopiclone dan 21 untuk pengguna zolpidem.

Toh, ada saya yang mencoba menggugat temuan itu. Profesor Jim Horne, ahli obat tidur di Universitas Loughborough memperingatkan hasil riset it masih terlalu kecil untuk membuat kesimpulkan tegas. "Obat-obat ini tidak menyebabkan kantuk sepanjang hari dan zolpiden obat yang aman,"

GendhengS, 09032011